Di temaramnya lampu sudut ruangan itu
dan diheningnya malam menjelang subuh itu
aku berdoa
"Tuhan.. Berikan aku kekuatan..
kekuatan untuk melawan musuhku
musuh terbesar dalam hidup
yang bertahun-tahun lamanya merajalela di hati dan pikiranku,
berpuluh-puluh bulan menjajah nafasku,
beratus-ratus hari melumpuhkan tubuhku..
Beri aku kekuatan untuk membunuhnya Tuhan!
Membunuh musuh terbesar yang mengambil tahun-tahun, bulan-bulan dan hari-hariku..
Namun aku takut Tuhan, karena musuh terbesarku adalah aku sendiri
beri aku kekuatan untuk melawannya..
untuk merampas kembali waktu-waktu yang terhilang itu..
dan menjaganya baik-baik agar tak tercuri lagi..
No comments:
Post a Comment