Thursday, April 23, 2009

Keep it real!

Kadang kehidupan yang kita jalani ini tak berjalan sesuai dengan keinginan kita. Kadang kita kecewa, sedih ataupun terluka dibuatnya. Karena memang dunia yang kita tinggali ini bukan sekedar dunia impian atau khayalan kita belaka. Setiap hari kita dihadapi akan realitas-realitas kehidupan. Mulai dari hal yang simple sampai pada yang significant. Kita dihadapkan akan realita bahwa dalam setiap hari, jam, menit bahkan detiknya, umur kita bertambah.. dan itu berarti berkurang juga sisa waktu kita untuk hidup didunia ini.

Kita semua tahu bahwa nyata-nyatanya suatu saat kita akan lenyap dari muka bumi ini. Akan dibawa kemana roh kita setelah kehidupan, hal itu masih menjadi misteri dan hal itu kembali lagi pada keyakinan kita masing-masing.
Kita dihadapi akan kenyataan bahwa dalam setiap detiknya ada ribuan manusia bahkan puluhan ribu ataupun ratusan ribu didunia ini menghembuskan nafas untuk yang terakhir kalinya tapi selain itu kehidupan-kehidupan yang baru juga dilahirkan.

Kita dihadapkan oleh fakta bahwa banyak manusia berhati busuk namun tak kalah banyak pula manusia yang berhati mulia. Terkadang kita juga dihadapi oleh hal-hal yang menurut kita tidak adil. Orang berhati mulia tapi hidupnya menderita, orang yang bekerja mati-matian tetapi tak pernah hidup berkecukupan. Sedangkan orang yang kerjaannya cuma enak2, menikmati hasil keringat orang lain, kehidupannya makmurnya luar biasa, sampai berlebih2.
Pelajar-pelajar yang belajar mati-matian mendapatkan nilai yang lebih rendah daripada mereka yang ngga belajar.

Inilah kehidupan.. Inilah kenyataannya.. suka tak suka..kita harus menerimanya..

Disaat kita sadar dengan sepenuhnya, bahwa inilah dunia yang kita hadapi, kita akan memulai untuk menerimanya..
Kita akan menerima bahwa suatu saat kita akan beranjak tua. Kita akan menerima bahwa didunia ini banyak orang lain yang lebih berhasil daripada kita, lebih smart, lebih keren, lebih cantik/cakep, lebih talented dan banyak lebih-lebih yang lainnya.

Kita akan menerima semua akibat dibalik semua itu. Akibat dimana bahwa wanita yang lebih cantik akan lebih disukai banyak laki-laki, lebih gampang jadi bintang film, lebih dipuja-puja dan dikagumi.
Kita akan menerima dan sadar sepenuhnya akibat bahwa seseorang yang lebih smart dari kita akan mempunyai peluang-peluang yang lebih dari kita, mempunyai pekerjaan yang lebih keren daripada kita, lebih diterima dan disegani oleh lingkungan sekitarnya.

Mungkin 'penerimaan' bukanlah sesuatu yang mudah untuk kita lakukan karena kita adalah makhluk Tuhan yang mempunyai super-ego. Diri kita selalu menginginkan bahwa kitalah manusia yang paling smart, paling cantik dimuka bumi ini, paling dicintai, paling dikagumi (seenggaknya dgn pacar sendiri), dan dianggap paling hebat. Hei, bukankah hal itu hanya terjadi dalam mimpi kita saja?

Disaat kita sadar dan mencoba untuk menjadi realistic, 'penerimaan' bukanlah sesuatu yang sulit untuk kita lakukan. Kita akan sadar bahwa orang-orang yang mempunyai sesuatu yang lebih baik daripada kita akan diterima lebih baik. Dan kita akan mengerti bahwa bukanlah hal yang tak mungkin kalau suatu saat kita akan dijauhi dan dibenci oleh seseorang, suatu saat kita akan diremehkan dan dianggap tak berdaya, bahwa suatu saat teman-teman kita atau orang-orang yang kita sayangi akan berpaling dari kita.
Hal-hal tersebut bukanlah juga sesuatu yang tak mungkin kita tidak lakukan, bisa saja suatu saat kita juga akan melakukan hal-hal tersebut diatas.

Karena memang itulah kenyataannya.... Kita hidup didunia ini harus tetap menjadi realistic maka kita pun akan menerima dengan sepenuhnya akan hal-hal yang terjadi, sekalipun itu hal yang tak menyenangkan. Tapi satu hal yang perlu diingat adalah, kita memang harus menerima akan hal2 yang tak bisa kita ubah, tetapi kita juga harus tetap mengusahakan hal-hal yang masih bisa kita rubah.


like it or not.. face it.. and keep it real!

No comments: